Kampanye secara digital tidak hanya melihat bagaimana tampilan desain website, video, blog dibuat. Pembaca menginginkan bahwa website, video, blog dibuat terlihat hidup diantaranya menulis Profil, visi-misi, pesan kampanye, janji politik, kegiatan, artikel, penyajian berita, dokumentasi kegiatan, maupun materi kampanye. Sehingga website menjadi informatif sesuai dengan apa yang dicari oleh pengguna saat calon pemilih mencari referensi caleg terbaik di Dapil mereka.
Berdasarkan data, sebagian besar waktu penggunaan internet hanya untuk membuka sosial media. Maka dari itu, sosial media dapat digunakan oleh para caleg sebagai media penyimpanan informasi terluas. Dengan aktif di sosial media maka informasi yang akan disalurkan oleh caleg dapat tersampaikan sesuai target yang akan dituju. Konten dari sosial media tersebut akan dibagikan secara continue dan bertahap ke sosial media calon legislatif yang di dalamnya berisikan calon pemilih anda.
Sosial media seperti facebook dan instagram memiliki banyak sekali fitur yang ditawarkan. Salah satu fitur unggulan dari sosial media tersebut yaitu fitur iklan. Fitur iklan ini dapat dimanfaatkan untuk membantu caleg dalam menyebarkan materi kampanye melalui ads/iklan. Anda dengan fitur sosial media ini, para caleg dapat melihat sampai mana informasi anda meluas berdasarkan likes dan komentar pembaca.